-->
1

Daerah

Iklan

Bupati Sumenep Salurkan Pupuk Gratis Di Kecamatan Lenteng

Portalindonesia.co
12/04/2022, 19:27 WIB Last Updated 2022-12-04T12:27:07Z
Bupati Sumenep Saat Salurkan Pupuk Gratis Di Kecamatan Lenteng


SUMENEP, Portalindonesia.co – Kepedulian Bupati Achmad Fauzi terhadap petani di Sumenep, Madura, Jawa Timur patut diacungi jempol. Buktinya, orang nomor satu di Kota Sumekar langsung menyalurkan pupuk gratis, Sabtu (3/12/2022).


Penyaluran pupuk gratis dilakukan di, Kecamatan Lenteng itu bagian dari ikhtiar pemerintah dalam mengatasi kelangkaan pupuk di Kabupaten ujung Timur pulau Madura. Sehingga, tanaman petani bisa di berikan pupuk secara tepat.


Politisi PDI Perjuangan membagikan pupuk gratis secara simbolis. Juga, memantau pendistrubusian pupuk kepada penerima manfaat. Hal itu dilakukan untuk memastikan pupuk dimaksud tepat guna dan tepat sasaran. Sehingga, manfaatnya langsung bisa dirasakan.


Bupati Sumenep Achmaf Fauzi menjelaskan, selain menyerahkan bantuan pupuk, kedatangannya untuk memastikan pupuk tersebut diterima oleh yang berhak. “Jadi, saya datang ke sini untuk cek and ricek, memastikan pupuk tepat sasaran atau tidak,” katanya.


Bantuan pupuk gratis ini diharapkan mampu meringankan hidup para petani, di tengah mahalnya harga pupuk non subsidi. “Meski pun tidak banyak jumlah yang diterima. Tapi, setidaknya sudah ikhtiar untuk membantu petani,” tuturnya.


Bantuan pupuk itu juga, sambung dia, bagian dari mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan sebagaimana instruksi dari Presiden. Dan, mendukung pertumbuhan program pertanian.


Suami Nia Kurnia ini mengungkapkan, bantuan pupuk kali ini merupakan tahap pertama di Kecamatan Lenteng. Yang diperuntukkan untuk kecamatan dengan kategori kemiskinan ekstrem. “Untuk saat ini ada sekitar 47 ton yang disalurkan,” ujarnya.


Untuk selanjutnya, terang dia, di tahap II akan disalurkan ke semua kecamatan dengan total bantuan dari APBD sebanyak 109,5 ton. Berarti untuk tahap II yang akan disalurkan nanti sebanyak 62,5 ton.


“Memang tidak semua poktan atau KWT dapat tahun. Jadi, bersabar giliran tahun depan yang belum mendapatkan,” ungkapnya. (Ron/Red)

Komentar

Tampilkan

Terkini