-->

Daerah

Iklan


Kementerian ESDM Minta Bupati Sumbawa Lanjutkan Pembangunan Infrastuktur

Portalindonesia.co
4/28/2019, 19:17 WIB Last Updated 2019-04-28T12:17:14Z
Kegiatan serah terima Barang Milik Negara (BMN) dari Kementerian ESDM RI ke Pemda di Yogyakarta 


SUMBAWA, Portalindonesia.co - Pada kegiatan serah terima Barang Milik Negara (BMN) dari Kementerian ESDM RI ke Pemda di Yogyakarta (25/04/19), Bupati Sumbawa, H.M. Husni Djibril, B.Sc didaulat memberikan sambutan dan testimoni di hadapan 104 Pemda dan Pejabat Kementerian ESDM RI. Bupati yang didaulat di podium adalah  Bupati Sumbawa dan Bupati Indramayu.

Seperti tidak mau kehilangan momentum, Bupati Husni, panggilan akrab Bupati Sumbawa yang murah senyum ini mengarahkan pidatonya ke Dirjen EBTKE dan Kepala Badan Geologi. Ia mengungkapkan rasio elektrifikasi dan layanan air bersih di Sumbawa dan mengharapkan Kementerian ESDM melalui Ditjen EBTKE dan Badan Geologi melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar itu di Sumbawa.

Bupati Husni meminta jumlah pembangunan listrik tenaga surya di Sumbawa ditambah lagi dan cakupan layanannya dikembangkan untuk konsumsi rumah tangga dan mendukung produksi serta produktifitas masyarakat.

Menurut Bupati Husni, masih ada beberapa desa di Sumbawa yang belum berlistrik dari layanan PLN. Karena kondisi geografis Sumbawa.

“Tapi salah satu indikator dikatakan merdeka adalah masyarakatnya menikmati penerangan listrik untuk hidup yang lebih baik. Hambatan geografis yang dihadapi oleh PLN bisa diatasi dengan mendayagunakan listrik tenaga surya," Ungkap Bupati Husni mantap di podium yang disambut gemuruh applaus.

Bupati Husni menambahkan, jika saat ini yang diserahkan ke Kami 139 unit PJU-TS, di masa yang akan datang, semoga ribuan unit yang akan dibangun di Sumbawa dan kabupaten lain yang membutuhkan intervensi Pemerintah Pusat. Bukan hanya PJU-TS, Solar System juga perlu diperluas sampai di rumah tangga. Ujarnya menggema.

Bupati Husni juga memberikan pola sumber energi listrik yang efisien dengan memadukan listrik PLN dan listrik tenaga surya.

“Energi baru dan terbarukan untuk konsumsi masyarakat, maka listrik PLN bisa digunakan untuk berproduksi dan membangun industrialisasi komoditi unggulan”. Orasi Husni di podium.

“Jika masalah energi listrik ini tuntas. Kemajuan dan kesejahteraan tinggal menunggu waktu dan segera Sumbawa menjadi lumbung pangan nasional serta tercipta industrialisasi komoditas,” ujarnya optimis sambil mengepalkan tangan kanannya.

Ia juga berkomitmen untuk terus mendukung cakupan penggunaan energi baru dan terbarukan yang lebih efisien.

Dalam hal penyediaan air bersih dan sanitasi layak, Bupati Husni menyampaikan bahwa Cakupan air bersih dan sanitasi layak di Sumbawa baru 76%. Maka dari itu, Ia mengharapkan Kepala Badan Geologi untuk mengintervensinya dengan sumur bor hingga 100% sebagaimana target Presiden Jokowi dalam Nawa Cita.

“Kepala Badan Geologi yang Saya hormati, Sumbawa sudah mengusulkan 9 unit sumur bor dalam Krisna Selaras. Mohon disetujui dan diseksekusi. Jika memungkinkan, ditambah lagi jumlahnya. Usulan itu sangat dinanti oleh masyarakat,” ujar Husni.

Ia juga menyampaikan ungkapan terima kasih, dan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian ESDM RI, Ditjen EBTKE dan Badan Geologi. (Hermansyah)
Komentar

Tampilkan

Terkini